Strategi Cicip Narkoba untuk Mendapatkan Pelanggan

posted in: Bisnis, Marketing/Sales | 0

Judulnya cukup provokatif, tapi sesungguhnya tidak negatif. Strategi ini banyak digunakan pengusaha dan memberikan hasil.

Jadi apa itu strategi cicip narkoba?

Perhatikan apa yang dilakukan seorang pengedar untuk mendapatkan pelanggan. Ia akan buat orang mencicipi produknya. Meskipun awalnya korban mungkin takut-takut, tapi begitu sudah coba dan dia suka atau ketergantungan. Tadaa.. si pengedar punya pelanggan tetap.

Bagaimana menerapkan prinsip dunia hitam ini ke bisnis Anda yang putih bersih?

Strategi ini dapat diterapkan di:

  1. Bisnis dengan model berlangganan, seperti:
    1. Perusahaan internet.
    2. Perusahaan kabel TV.
    3. Perusahaan yang memberikan solusi online.
    4. Dan sebagainya.
  2. Toko pakaian
  3. Bisnis makanan
  4. Mendapatkan pekerjaan yang tidak mungkin diterima

Bisnis dengan model berlangganan

Banyak orang yang tidak kenal dengan produk Anda. Meskipun sesungguhnya produk Anda bagus, calon pelanggan takut takut produk Anda tidak sesuai janji. Mereka mungkin sudah pernah dikecewakan oleh produk perusahaan lain. Mereka segan mengeluarkan uang.  Khawatir rugi.

Nah, Anda bisa memberikan coba test gratis atau harga promo selama beberapa periode tertentu. Kalau memang orang itu suka, dan ternyata memang produk Anda sesuai janji. Ia pasti akan berlangganan. Apalagi kalau ternyata setelah pakai, ia butuh banget. Seperti orang kecanduan yang tak bisa lepas dari narkoba.

Toko pakaian

Strategi cicip narkoba juga bisa digunakan untuk toko pakaian. Biasanya orang diajak untuk menjajal bajunya. Khususnya untuk wanita, kalau sudah pakai, dia suka, kadang harga jadi tidak relevan. Paling suaminya geleng-geleng kepala lihat label harganya.

Bisnis makanan

Strategi cicip narkoba juga digunakan di supermarket. Biasanya orang kasih sampel kecil untuk mencoba merasakan apakah produknya enak.

Penutup

Keraguan adalah salah satu tembok yang menghalangi sales. Strategi cicip narkoba bertujuan untuk menghancurkan keraguan itu tanpa menimbulkan kerugian pada pelanggan.

Memang di pihak Anda akan perlu keluar biaya di muka. Anggaplah itu sebagai biaya marketing. Biaya beli pelanggan. Ingat pelanggan itu jangan dibuat hanya membeli sekali. Buatlah agar dia beli berkali-kali agar biaya marketing Anda tertutup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.