Reseller Mengeluh: Masak Produsen/Supplier Perang Harga Dengan Resellernya Sendiri di Online

posted in: Bisnis | 1

Kejadian produsen/supplier mencaplok resellernya sendiri kadang terjadi. Entah karena pengusaha bersangkutan tidak paham menjaga bisnisnya sendiri, atau tergoda ingin menikmati uang yang ada di hilir (sisi reseller atau sales). Tidak dapat dipungkiri uang di sisi hilir memang relatif lebih besar daripada di sisi hulu.

Sebenarnya tidak mengapa untuk produsen jual langsung ke end user. Asal tidak menerapkan sistem reseller. Akan tetapi kalau menerapakan sistem tersebut, janganlah mencaplok “kue” pasukan reseller Anda. Apalagi dengan menjual harga di bawah mereka. Sudah pasti mereka tidak dapat bersaing di harga dan mati.

Biasanya itu reseller menggunakan marketplace, seperti Shopee untuk berjualan. Karena di sana tempat berkumpulnya semut-semut yang menyantap produk yang mereka tawarkan. Kalau produsen/supplier juga berjualan di sana berarti kan terjadi persaingan produsen/supplier VS reseller. Berdua berebut semut yang sama.

Apalagi barang yang ditawarkan komoditas pula. Tidak ada sesuatu yang unik. Semua orang bisa jual. Sudah pasti terjadi pertempuran harga. Dan tidak mungkin reseller bisa menang melawan produsen/suppliernya sendiri. Secara biaya operasional reseller lebih tinggi.

Kesimpulan

Bila anda menjadi seorang produsen atau supplier. Tentukanlah Anda ingin menjual langsung ke end user atau via reseller. Jika langsung, Anda bebas menentukanĀ  harga. Tetapi jika menggunakan sistem reseller, Anda harus menjaga kehidupan mereka. Selama mereka hidup, maka Anda dapat terus jualan ke mereka. Jika mereka mati, Anda juga terhenti.

  1. Tourwiz
    | Reply

    jadilah reseller yang jujur maka konsumen pun percaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.