Dispenser Sharp SWD-68EH-BK, Solusi Minum Air Tanpa Berantem

Zaman dulu tidak ada yang namanya dispenser dan Aqua galon. Kalau mau minum harus masak air dahulu. Prosesnya ribet.

Bayangkan sebelum bisa minum Anda harus panaskan air di panci selama 20-30 menit. Setelah masak, air didinginkan sekian menit sebelum dituang ke teko. Memindahkan air memerlukan sedikit keahlian jika tidak ingin air tumpah-tumpah terbuang.

dispenser sharp SWD-68EH-BKSelanjutnya untuk bisa menikmati air dingin, air dari teko dituang ke botol-botol seukuran botol sirup ABC satu per satu untuk nantinya disimpan ke dalam kulkas. Jumlahnya mungkin ada selusin. Setelahnya air di teko pasti habis, jadi harus masak lagi.

Karena proses yang panjang ini, memasak air minum adalah sebuah rutinitas yang tidak populer di rumah dan bahkan mengundang emosi. Sementara di rumah yang minum banyak.

Pernah ada kejadian ketika baru saja selesai mengisi, lalu teman-teman kakak yang baru habis main basket dan kehausan datang. Dalam sekejab air di botol-botol lenyap, plus yang ada di teko ludes, menyisakan hanya botol-botol kosong di atas meja.

Ibu yang baru pulang kerja dan mungkin di kantor juga ada masalah, langsung emosi melihat botol-botol kosong itu. Saya pun dapat “berkah”, karena dianggap tidak mengisi air, padahal barusan saja saya masak dan isi. Saya yang tidak terima langsung marah besar di depan semua orang. Singkat cerita suasana pun jadi runyam hanya gara-gara proses minum yang ribet itu.

Dispenser dan Aqua galon menjadi populer

Beberapa tahun kemudian, teknologi semakin berkembang. Aqua galon menjadi alternatif bagi mereka yang ingin bisa dengan mudah minum air, tanpa harus masak air berulang-ulang. Dispenser galon pun mulai populer. Mulai dari yang bentuknya hanya guci keramik dengan kerannya, hingga yang berbahan plastik dan bisa mendinginkan dan memanaskan air.

Kelemahan dari dispenser-dispenser generasi awal adalah, orang harus bisa mengangkat dan membalikkan botol galon yang besar dan berat dengan cepat. Ini bisa mejadi masalah khususnya bagi wanita, apalagi kalau sudah tua.

Dispenser generasi berikutnya sudah lebih canggih. Seperti solusi yang disajikan oleh dispenser Sharp SWD-68EH-BK. Anda cukup memasang alat penghisap pada Aqua galonnya, maka dispenser ini bisa memompa air ke dalam penampungan yang terletak di bagian atas.

Dispenser Sharp SWD-68EH-BK

Dengan produk ini Anda bisa menikmati air dengan 3 temperatur berbeda, panas, sedang dan dingin. Untuk menggunakan air panas, tombolnya telah dilengkapi dengan mekanisme pengaman, agar orang tidak terluka karena salah tekan.Dispenser Sharp SWD-68EH-BK 005

Apabila air di dalam penampungan sudah kosong, maka secara otomatis dispenser akan kembali menyedot dan Anda bisa terus menikmati air.

dispenser sharp SWD-68EH-BK 004Dispenser Sharp juga dilengkapi dengan tadahan yang bisa dicopot. Ada yang kecil dan lebar. Fungsi dari tadahan yang lebar adalah agar Anda bisa menaruh panci.

Kelemahan

Kelemahan dari produk SHARP adalah apabila mati lampu, maka 100% Anda tidak bisa minum jika air di penampungannya sudah habis.

Ketika Jakarta masih suka banjir dan listrik dipadamkan, saya biasanya menggunakan water pumping manual. Water pumping ini sudah mengalami perubahan desain sehingga lebih nyaman digunakan. Di artikel selanjutnya saya akan bahas mengenai hal ini.

Kesimpulannya jika di rumah Anda tidak ada pria yang bisa bolak-balik botol galon. Produk ini sangat cocok untuk Anda.

2 Responses

  1. Aya Sofia
    | Reply

    Berarti dispenser ini harus selalu dihubungkn ke arus listrik?

    • Juan
      | Reply

      Iya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.