Apa itu Business Coaching?

posted in: Bisnis | 2

Pernahkan Anda melihat iklan yang menawarkan jasa business coaching? Mungkin Anda bertanya-tanya apa itu? Apakah mereka konsultan?

Yang jelas, bukan. Lalu apa?

Business coaching menawarkan jasa bimbingan kepada owner untuk membangun bisnis yang menguntungkan dan autopilot. Mereka mengibaratkan diri mereka seperti pelatih olah raga. Seorang pelatih akan mengajarkan, memonitor, dan memastikan Anda melakukan hal-hal yang perlu Anda lakukan agar tujuan tercapai.

Pelatih bisnis lebih menekankan sisi bisnis dibandingkan aspek teknis industri Anda, misal: Anda bekerja di percetakan, Anda tentu mengerti tentang warna, jenis-jenis kertas, masalah mesin cetak, dan sebagainya. Ini aspek teknis industri percetakan. Akan tetapi kalau aspek bisnisnya:

  1. Apa Anda sudah punya gol bisnis yang ingin Anda capai?
  2. Apakah Anda paham cara membuat dan membaca laporan keuangan?
  3. Apakah Anda tahu minimal profit yang perlu Anda hasilkan agar bisa tetap bertahan?
  4. Bagaimana mengelola hutang piutang? Agar tidak hanya jago jualan, tapi jago nagih.
  5. Apa strategi yang Anda gunakan untuk menghasilkan prospek baru?
  6. Apa strategi untuk meningkatkan kemampuan Anda mengubah prospek menjadi pembeli?
  7. Apa strategi untuk membuat pelanggan membeli lebih banyak?
  8. Bagaimana caranya membangun tim yang solid?
  9. Bagaimana membangun sistem?
  10. dan sebagainya.

Mengapa seorang business coach diperlukan?

Kalau Anda sudah punya bisnis yang berjalan. Tentu Anda tentu tahu rasanya sibuk. Mudah sekali Anda terjebak dalam rutinitas, seperti:

  1. Memesan barang dari supplier,
  2. Mengecek barang yang datang,
  3. Melayani pelanggan,
  4. Mencatat ini dan itu,
  5. Menerima keluhan,
  6. dan lain-lain.

Belum lagi kalau Anda punya keluarga yang menuntut perhatian Anda.  Rasanya stress dan out of control. Ini tanda-tanda Anda sudah burn out.

Pelatih bisnis berfungsi agar Anda kembali on track, dan keluar dari “mainan roda hamster,” dimana Anda terus berlari tapi tidak kemana-mana. Anda dibimbing langkah demi langkah agar Anda bisa kembali mengontrol bisnis Anda dan bukan sebaliknya. Hingga pada akhirnya Anda bisa mencapai suatu titik Anda bisa menjual bisnis Anda, kalau mau, menduplikasi bisnis seperti buka cabang atau franchise juga bisa, atau terus dikembangkan lebih besar.

Menurut mereka semua bisnis apa pun itu, prinsip dasarnya sama. Ibarat mobil dengan chasis yang sama, tapi tampilan luar mobil, interior dan mesin boleh beda.

Seorang coach sendiri juga kadang juga punya seorang coach lain. Karena dalam menjalankan business coachingnya ia perlu pihak ketiga yang melihat dirinya dari luar dan mengarahkannya.

Kekurangan

Untuk memilih coach yang tepat, Anda harus pilih-pilih juga. Karena menurut saya tidak semua coach melakukan apa yang diajarkannya. Sebagai contoh ada seorang coach mengajarkan owner harus mengerti tentang keuangan, tapi dia sendiri tidak, atau mengajarkan jangan memberikan diskon, tapi dia sendiri jualan diskon.

Karakter coach juga akan mempengaruhi cara dia melatih Anda. Ada coach yang sangat kuat di dalam bidang selling, tetapi ada juga yang kuat dalam team building. Meskipun mereka memiliki satu dasar yang sama.

Kekurangan lainnya adalah jika Anda menggunakan jasa dari business coaching yang franchise. Ilmu dan sistem yang diajarkan mungkin sudah diterapkan sendiri oleh sang pendiri/franchisor, tetapi belum tentu oleh si franchisee yang beli franchise. Latar belakang seorang coach, ada orang yang memang sudah menjalankan bisnis, tapi ada juga yang tidak.

Jadi menurut saya, kalau Anda ingin memakai seorang business coach, Anda perlu memperhatikan kualitas dan kredibilitas dari coachnya itu sendiri. Selain itu business coaching ini cukup besar biayanya.

Ada juga sih business coaching kecil-kecilan, biasanya yang UKM suka pakai, semacam reparasi bisnis. Anda diajarkan sedikit-sedikit untuk memperbaiki beberapa aspek di usaha Anda. Hanya saja menurut saya, kekurangannya adalah mereka tidak terlalu detil. Tapi lumayan akan memberikan insight.

2 Responses

  1. gonti manalu
    | Reply

    ingin menjadi coach, bagaimana caranya dan dimana dipelajari

    • Juan
      | Reply

      Caranya ada beberapa:
      1. Anda bisa buka sendiri usaha business coaching.
      2. Anda bisa beli franchise business coaching.
      3. Anda bisa bergabung bersama orang yang sudah beli franchisenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.