Tak Tahu Angka Keuangan, Berarti Belum Kenal Bisnis Sendiri

posted in: Bisnis | 1

Berapakah perkiraan omset bisnis Anda bulan ini?

Di dalam evaluasi bisnis dengan banyak pengusaha, ternyata jawaban ini sukar dijawab.

Awalnya saya kira mereka sungkan mengungkap rahasia pendapatan perusahaan mereka, ternyata memang tidak tahu. Banyak pengusaha golongan menengah pun tidak memiliki perkiraan angka revenue mereka. Demikian juga bila ditanya BEP setiap bulan berapa, banyak juga yang tidak mengetahuinya.

Terjebak dalam kesibukan tapi tidak menghasilkan!

Banyak pengusaha berfokus hanya pada membuat bisnis ramai dan sibuk. Mereka beranggapan angka keuangan itu urusan akuntan. Apalagi membuat laporan keuangan setiap bulan, ah itu urusan setahun sekali. Itu pun untuk keperluan pajak saja. Sehingga mereka menjalankan operasi bisnis sehari-hari hanya dengan perasaan saja.

Sehingga tidak heran kita sering dengar, bahwa bisnis sudah diperjuangkan mati-matian, tiba tiba terbentur masalah arus kas. Terpaksa minta tolong sana sini. Lebih parah lagi, bangkrut.

Kenali angka dasar usaha Anda!

Bisnis harus ada arus kas dan laba. Bila tidak untung, itu namanya hobi. Bahkan yayasan sosial pun harus menghasikan arus kas dan laba. Bedanya keuntungan yang dihasilkan akan ditanam kembali untuk pengembangan yayasan tersebut.

Jadi angka pertama yang harus diperhatikan dan dijaga oleh seorang pengusaha adalah:

1. Arus Kas

Omset itu hanya pencitraan, keuntungan adalah akal sehat, dan UANG TUNAI adalah segala-galanya.

Sebuah perusahaan masih bisa berjalan meskipun rugi dalam kurun waktu tertentu. Akan tetapi kalau sudah tanpa UANG TUNAI, itu namanya bangkrut.

Gaji karyawan tak bisa utang, demikian juga tagihan rekening listrik, air, telepon dan sebagainya.

Pertama, Anda perlu catat keluar masuk uang Anda dalam sebulan. Kemudian analisa biaya apa yang HARUS dikeluarkan walaupun tak ada penjualan, itulah BIAYA TETAP.

Selanjutnya analisa berapa % harga pokok penjualan setiap penjualan Anda, dengan memperkirakan besar penjualan yang Anda dapatkan dalam sebulan, Anda akan mengetahui apakah balance arus kas Anda positif atau negatif.

Bila negatif, Anda harus cari uang untuk mengisi pundi kas tersebut, umumnya dengan mempercepat tagihan, bila masih tidak bisa menutup kekurangan maka harus mencari pinjaman ke pihak ketiga, misalnya ajukan kredit ke bank atau pihak ketiga, atau juga menambah modal (lagi) ke bisnis Anda.

Lakukan prediksi ini minimal 3 bulan ke depan dan laksanakan setiap bulan inilah yang disebut rolling forecast (prakiraan yang berkesinambungan) Ini sistem pengelola arus kas yang paling sederhana tapi ampuh.

Jadi laporan arus kas adalah laporan yang memperkirakan masa depan usaha Anda.

2. Laporan Laba Rugi

Setelah menjaga arus kas positif, sekarang Anda catat apakah operasi bisnis Anda untung, dan Anda perlu memahami beberapa istilah dari catatan keuangan:

a. Margin/Laba kotor

Laba kotor adalah penjualan dikurangi harga pokok penjualan dan biaya variable. Apakah selisihnya positif? Bila tidak Anda harus naikkan harga, percuma menjual lebih banyak apabila di tingkat laba kotor saja Anda merugi. Setelah itu baru kurangi dengan biaya operasional

b. Biaya Operasional

Disebut biaya tetap, biaya ini muncul meskipun tak ada penjualan dan harus dibayar, yaitu: gaji karyawan, gaji sendiri (yang sering tidak diperhitungkan), listrik, alir, sewa gedung, biaya komunikasi, biaya bunga bank (bila ada pinjaman bank) dan sebagainya.

Apakah setelah laba kotor dikurangi total biaya operasional masih positif? Bila tidak, berarti biaya operasional harus diperkecil dan volume penjualan diperbesar hingga setidaknya menutup besarnya biaya operasional tersebut.

c. Depresiasi

Depresiasi adalah pengurangan nilai aset akibat digunakan untuk menjalankan usaha tersebut. Nilai tersebut akan habis dalam kurun waktu tertentu.

Walau depresiasi tidak mengganggu arus kas, tetapi tetap harus diperhitungan setiap bulan. Banyak pengusaha tidak memasukkan nilai depresiasi ini. Kemudian perusahaan berjalan hingga mencapai titik aset tidak lagi produktif untuk menjalankan bisnis. Sementara arus kas tidak cukup untuk menggantikannya dengan yang baru. Akibatnya perusahaan sulit berkembang.

d. EBITDA

EBITDA = Earning Before Interest Tax Depreciation Amortisation.

Ini adalah pengukuran keuntungan sebelum bunga pinjaman, depresiasi dan amortisasi, yaitu Laba kotor dikurangi biaya operasional ditambah kembali biaya bunga pinjaman.

EBITDA inilah mengukur kesehatan operasional perusahaan tersebut.

Semua usaha yang sehat minimal harus menghasilkan EBITDA yang positif!

e. BEP

BEP = BREAK EVEN POINT, yaitu titik impas operasional perusahaan tersebut. Semua pengusaha harus tahu minimal penjualan yang harus dicapai setiap bulannya supaya tidak rugi. Di atas omset minimal tersebut barulah ia mulai menikmati laba

Semua catatan di laporan Rugi Laba tersebut mencatat kejadian lampau, tetapi dengan menganalisa semua biaya dibandingkan dengan penjualan, kita bisa mengetahui distribusi biaya ataupun persentase keuntungan perusahaan. Semua perbandingan terhadap penjualan diberi nama Common Sizing dalam %.

3. Neraca

Neraca mencatat aset atau harta Anda berbanding dengan utang dan modal Anda pada waktu tertentu. Neraca adalah cuplikan singkat keadaan usaha Anda. Neraca haruslah seimbang dan dia sudah mengabungkan unsur arus kas saat itu dengan rugi laba di saat yang sama.

Angka-angka di neraca inilah yang bisa kita gunakan untuk mengitung angka ratio seperti ROI, RONA, ROE, dan sebagainya. Semua itu adalah indikator efisiensi dan kesehatan usaha tersebut.

Jadi jangan terburu-buru membesarkan usaha Anda, apabila Anda belum memiliki laporan keuangan yang meliputi semua angka-angka penting usaha Anda.

Untuk mendapat ilmu pengetahuan mengenai keuangan, telah banyak beredar buku akuntansi yang cukup dan bagus untuk dimengerti dan dicerna.

Alternatif lain adalah mempekerjakan orang untuk pembukuan. Meskipun demikian Anda tetap perlu membaca laporan tersebut setiap awal bulan tidak melebihi tanggal 5. Karena dari angka-angka finasial itulah Anda memutuskan langkah selanjutnya.

Kunjungi situs: www.actioncoachsouthjakarta.com

  1. Jonse Anita
    | Reply

    Halo,

    Hal ini untuk memberitahukan kepada masyarakat umum bahwa Nyonya Perouis Ovia, pemberi pinjaman pinjaman swasta memiliki membuka peluang keuangan untuk semua orang yang membutuhkan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman dengan bunga 2% kepada individu, perusahaan dan perusahaan di bawah syarat dan kondisi yang jelas dan dimengerti. hubungi kami hari ini melalui e-mail di: (perouisovia@gmail.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.