Ulasan Kamera Nikon D3300 untuk Pemula

Mungkin Anda ingin memiliki atau sedang mencari sebuah kamera DSLR yang cocok dengan budget terbatas. Kamera Nikon D3300 bisa menjadi bahan pertimbangan Anda.

Harga kamera Nikon D3300 umumnya mencapai sekitar Rp. 5 juta ke atas. Terakhir saya cek do mall Citra Land di toko Jeff n Co ditawarkan dengan harga 5,6 juta. Akan tetapi kalau Anda mau beli bekas, mungkin Anda bisa hemat 1 jutaan untuk kamera yang masih bagus kondisinya.

Ada banyak hal yang dilihat orang dalam membeli kamera second. Salah satunya adalah jumlah Shutter Countnya.  Shutter Count adalah hitungan sudah berapa kali kamera itu menjepret. Di dalam kamera DSLR ada mekanisme cermin yang bergerak-gerak, saat kita mengambil foto. Fungsi mekaniknya diperkirakan mulai tidak bekerja baik di atas 100.000x jepret untuk kamera DSLR entry level.

IMG_20160901_224834

IMG_20160901_224043IMG_20160901_224447

IMG_20160901_223324

Kalau Anda sekedar perlu kamera untuk berlibur, Anda bisa saja membeli kamera yang di bawah kamera DSLR, seperti: Sony Cyber Shot DSC H200, atau generasi selanjutnya lainnya. Hanya saja ada hal-hal yang kurang bisa ditangani oleh kamera seperti itu, salah satunya adalah kualitas gambar di tempat kurang cahaya.

Kemampuan memotret di tempat gelap

Salah satu masalah yang sering terjadi dengan kamera digital adalah, noise. Noise adalah titik-titik yang timbul pada hasil gambar di saat situasi kurang cahaya. Di kamera ada istilah yang namanya ISO. Semakin besar angka ISO, semakin bisa terang hasil fotonya di tempat gelap. Tapi konsekuensinya timbul noise.

Nah, kalau kamera yang biasa-biasa saja, ISOnya baru naik sedikit, sudah kelihatan jelas noisenya. Sementara kalau kamera seperti NIKON D3300, masih bisa lebih tinggi lagi. Sebagai contoh foto di bawah ini yang diambil di Teater Bonbin Ragunan. Saat itu tidak ada lampu menyala dan suasananya remang-remang gelap, jauh lebih gelap dari yang terlihat di foto. Saya menggunakan ISO 3200 dan hasilnya tidak kelihatan noise dan gambar terang, kecuali Anda zoom dan pelototi gambarnya.

Teater Media Center Schmutzer di Bonbin Ragunan
Teater Media Center Schmutzer di Bonbin Ragunan

Kualitas gambar

Selain itu hal yang cukup memuaskan batin dari kamera NIKON D3300 adalah detil gambar yang bisa tertangkap. Apalagi kalau Anda memotret dengan RAW. Kalau gambar di bawah ini kebetulan sudah dikurangi kualitasnya agar ukuran kb file fotonya kecil. Jika Anda perlu contoh-contoh lain, Anda bisa ke sini.

Bus Trasnjakarta Scania

 

Megapixel dan resolusi

NIKON D3300 sudah 24 Megapixel. Namun demikian perlu Anda ketahui besaran megapixel tidak mempengaruhi kualitas gambar. Hubungannya hanya dengan kemampuan mencetak gambar di atas kertas. Semakin besar, maka foto semakin bisa dicetak di kertas ukuran besar, tanpa pecah dan tetap tajam. Resolusi maksimum kamera ini adalah 6000px x 4000px.

Zoom

Saat Anda membeli NIKON D3300 Anda sudah dilengkapi dengan lensa kit kamera bawaan, 18-55mm, F3.5-5.6, VR II . Dengan ini sudah bisa melakukan zoom in dan zoom out. Sebagai bayangan silahkan lihat foto Kawah Sikidang di Dieng yang saya potret dengan focal length 18mm dan 40mm.

Kawah Sikidang dipotret dengan focal length 18mm
Kawah Sikidang dipotret dengan focal length 18mm
Kawah Sikidang dipotret dengan focal length 40mm
Kawah Sikidang dipotret dengan focal length 40mm

Pengurang getaran

NIKON D3300 telah dilengkapi dengan pengurang getaran. Ini membantu Anda untuk mencegah gambar blur akibat goyangan tangan.

Auto dan manual focus

Untuk pengaturan fokus lensa, kamera NIKON D3300 sudah bisa secara manual dan auto. Untuk keperluan yang biasa-biasa saja, Anda cukup menggunakan auto focus. Akan tetapi tidak segala situasi bisa menggunakannya. SIlahkan baca 3 Kegunaan Auto Focus dan Manual Focus pada Kamera untuk lebih jelasnya.

Flash

Flash bawaan yang ada pada kamera menurut saya lumayan bagus. Biasanya kalau saya jepret menggunakan flash bawaan, hasilnya akan terlihat sekali sinar kuat yang menimpa obyek, tetapi kalau dilhat dari hasil di bawah ini, foto masih terlihat natural. Silahkan Anda bandingkan dua foto di bawah ini, sebelum dan sesudah memakai flash.

meja altar di Gua Sumur di Telaga Warna
meja altar di Gua Sumur di Telaga Warna difoto tanpa flash
Meja altar di Gua Sumur di Telaga Warna
Meja altar di Gua Sumur di Telaga Warna difoto dengan flash

Lama pakai baterai

NIKON D3300 memiliki kapasitas baterai yang cukup lama. Asal Anda tidak menggunakan flash, live viewer secara terus menerus, apalagi video. Anda bisa menjepret ratusan kali.

Video

Bila Anda memiliki kebutuhan untuk mereka video, kamera ini bisa juga. Akan tetapi baterai akan cepat sekali habis. Kemungkinan sekitar 20-25 menit, bodi kamera juga sudah mulai terasa panas. Kekurangan lainnya adalah apabila Anda menggunakan auto focus, akan terdengar suara mekanik yang bergerak-gerak untuk mencari fokus dan suara itu akan terekam, bila Anda menggunakan alat perekam suara bawaan kamera.

Live viewer

Salah satu kekurangan dari NIKON D3300 adalah live viewernya yang tidak bisa diputar-putar sepeti layaknya Canon. Hal ini agak menyulitkan ketika Anda berada di situasi-situasi yang tidak ideal.

Contoh:

Tari Leak di kompleks Candi Dieng

Waktu itu saya di kompleks candi di Dieng dan saya berada di barisan agak belakang di antara kerumunan. Saya harus mengangkat kamera tinggi-tinggi di atas kepala. Dari posisi itu saya tidak bisa melihat live viewernya. Jadinya saya hanya bisa mengira-ngira dan alhasil jepretannya berulang kali tidak pas.

Baca Juga: Dasar-Dasar Fotografi: Shutter Speed, Aperture dan ISO

Leave a Reply