Keyword Research yang Tidak Membuahkan Hasil

posted in: Blog | 0

Mungkin Anda sudah pernah mendengar kata keyword research. Biasanya ini berkaitan dengan SEO.

Alat yang digunakan biasanya Google Adwords Keyword Planner yang gratis. Dengan alat ini Anda dapat mencari volume dari sebuah kata kunci, misalnya:

“Samsung Galaxy S7” –  pencarian per bulannya mencapai angka yang menggiurkan, yaitu 33.100 pencarian.

pohon matiSetelah tahu data ini, kemudian Anda segera membuat sebuah artikel dengan menempatkan kata kunci tersebut di judul, di URL, di badan artikel, menambahkan berbagai kata kunci semantik, memantapkan keterangan meta datanya agar CTRnya tinggi, memakai gambar yang aduhai, memastikan jumlah katanya cukup banyak, isinya baik dan berguna, lalu Anda tayangkan.

Di sini Anda sudah melakukan kesalahan yang bisa membuat usaha Anda sia-sia, yaitu Anda tidak memperhitungkan tingkat persaingan.

Alat keyword research seperti Google Adwords Keyword Planner memang bisa memberikan info volume pencarian dan trend. Tapi tidak menunjukkan tingkat kompetisi antar situs yang juga mengincar kata kunci yang sama.

Anda memerlukan alat keyword research yang juga bisa menunjukkan tingkat persaingan. Biasanya ini berbayar.

Ada dua macam sikap yang diambil oleh orang yang sudah mengetahui tingkat persaingan

  1. Mencari kata kunci yang lemah kompetisi sehingga tanpa backlink bisa rangking di mesin pencari. Biasanya dengan mengincar long tail keyword.
  2. Menerobos persaingan dengan cara membangun backlink.

Penutup

Nah, semoga dengan info singkat ini Anda bisa menghindari kesalahan yang akan membuatng-buang waktu Anda dan kesuksesan online Anda dapat dengan lebih singkat diperoleh.

Baca Juga:

Untungkah Memakai Jasa yang Menjanjikan 8 Ribu Visitor/Hari, Backlink >100 Ribu?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.