4 Hal yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Belanja Theme di ThemeForest

posted in: Blog | 4

ThemeForest adalah merketplace untuk berbelanja tema/theme untuk berbagai platform web, misalnya saja WordPress Theme, Blogspot Theme, dan sebagainya. Di sana ada banyak developer yang menjajakan barang dagangannya. Nanti ada pembagian hasil antara mereka dengan pengelola ThemeForest, yaitu perusahaan Evanto.

Belanja theme di themeforestBerbelanja di ThemeForest itu sederhana saja. Namun bagi yang belum pernah, pasti ada pertanyaan-pertanyaan, seperti:

  1. Apakah theme yang dibeli boleh digunakan di beberapa domain?
  2. Apakah theme tersebut tinggal pakai saja?
  3. Apakah aman berbelanja di ThemeForest?
  4. Apa metode pembayaran di Themeforest?

Artikel ini akan memberikan insight seputar berbelanja di ThemeForest.

Saya sendiri bisa dikatakan sudah cukup banyak beli barang di sana. Transaksi pada umumnya berjalan lancar tanpa kendala, meskipun ada sekali waktu saya konflik dengan penjualnya.

Jadi sebelum berbelanja simak  4 hal yang perlu Anda ketahui.

1. Apakah theme yang dibeli boleh digunakan di beberapa domain?

Setiap barang digital yang Anda beli di internet, akan selalu ada lisensi/aturan yang mengikat secara resmi. Seringkali bahasanya ngejelimet, karena berkaitan dengan hukum.

Evanto sendiri memiliki 2 macam lisensi, yaitu Regular dan Extended. Anda bisa baca sendiri secara detilnya di sini. Namun demikian sederhananya seperti ini:

  1. Satu theme hanya boleh untuk satu domain. Lebih dari satu, Anda harus beli lagi.
  2. Anda boleh mengubah theme yang Anda beli dan menjadikannya sebuah produk baru. Ini dikarenakan WordPress sendiri mewajibkan theme WordPress selalu open source.
  3. Jika Anda menjualnya dan mendapatkan uang darinya, maka Anda harus membeli lisensi yang Extended. Harganya beberapa kali lipat dari yang regular.

Meskipun pengembang biasanya tidak terlalu bisa mengontrol, bila Anda menggunakan tema mereka di beberapa situs. Akan tetapi umumnya mereka menambahkan sebuah fitur yang mengharuskan Anda memasukkan kode pembelian, agar theme bisa menerima update. Jadi kalau ketahuan ada dua kode yang ketahuan sama, tidak bisa update.

2. Apakah theme tersebut tinggal pakai saja?

Secara umum, ya. Nanti Anda cukup mengonfigurasi theme agar tampil sesuai selera Anda. Cara pengaturan dan antar mukanya berbeda-beda antara satu theme dengan yang lainnya, sebab desainernya juga tak sama. Umumnya sih cukup klik-klik saja.

Terkadang ada hal-hal detil yang kurang sreg dengan keinginan kita. Dalam situasi ini, kita bisa kustom sendiri. Ini perlu pengetahuan koding. Biasanya dengan menggunakan tema anak.

Kemudian perlu Anda ketahui, tidak ada theme yang sempurna. Terkadang barang yang dijual masih ada bugnya. Entah pengembangnya kelewatan, atau mungkin terjadi perubahan pada WordPress sehingga koding lama tidak berfungsi lagi, atau alasan lainnya.

3. Apakah aman berbelanja di ThemeForest?

Secara garis besar saya katakan aman. Saya sudah pernah berbelanja menggunakan PayPal dan Kartu Kredit tanpa masalah.

Mereka juga memiliki sistem, sehingga bila ada sesuatu yang tidak beres dengan produk yang dijual oleh pengembang, maka uang bisa “kembali”.

Saya pernah satu kali berbelanja di ThemeForest yang berakhir dengan “huru-hara”. Theme yang saya beli menurut saya parah sekali. Terlalu banyak bug, plus ada iklan pula. Masak theme premium, dalamnya kita disuruh lihat iklan. Tampilannya menggoda, tapi jeroannya…hmmm… Apalagi theme tersebut dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Dalam situasi seperti ini Evanto akan menyarankan kita untuk mencoba menyelesaikannya terlebih dahulu dengan penjual. Saya coba ikuti saran mereka. Namun customer support pengembang yang sangat buruk. Di forum developer saya tidak di layani dengan baik. Respon lamban, masalah belum selesai – thread ditutup, saya buat thread baru – dihapus.

Ahirnya saya ribut saja di ThemeForest di bagian komentar produk. Ada orang mau beli itu produk mungkin mikir-mikir setelah lihat komentar saya.

Di sana pengembang tidak bisa hapus komentar dan berbuat semaunya. Akan tetapi dia bisa memberikan Flag pada komentar, sehingga tim Evanto akan turun tangan.

Biasanya Evanto tidak menginginkan adanya komentar yang mengkritik tajam produk di sana atau komentar yang berisi keributan, sehingga mereka akan menghapusnya.

Namun demikian, saya rasa, dalam kasus saya, mereka juga menggunakannya untuk mengevaluasi keluhan saya. Intinya saya mau uang saya kembali.

Berdasarkan thread-thread forum yang saya baca di internet, biasanya sangat sulit untuk bisa mendapatkan uang Anda kembali.

Anda bisa saja melakukan Charge Back. Ini bisa dilakukan di PayPal atau Kartu Kredit.  Artinya Anda menarik kembali uang yang sudah dikirim.

Akan tetapi jika Anda menempuh jalur ini, maka sebagai konsekuensinya Evanto akan mengunci akun Anda dan Anda tidak bisa mengunduh lagi semua produk yang pernah Anda beli di ThemeForest.

Dalam kasus waktu itu, saya lewat prosedur. Lama juga menunggu tanpa kepastian. Meskipun pada akhirnya uang saya dikreditkan kembali, tapi tidak balik ke PayPal atau Kartu Kredit, hanya ke deposit di ThemeForest. Bagi saya saat itu tidak masalah, karena saya masih perlu belanja lagi.

4. Apa metode pembayaran di ThemeForest?

Anda bisa menggunakan kartu kredit atau paypal atau beli credit.

Cuma ini nih… kalau bayar langsung pakai kartu kredit atau PayPal Anda dikenai tambahan biaya $2.

Pertanyaannya buat apa?

Kalau menurut saya sih, supaya Anda memilih pembayaran pakai Envanto Credit yang tanpa charge. Anda harus beli dulu creditnya. Hanya saja sisa credit tidak bisa Anda uangkan lagi dan akan hangus dalam 1 tahun, kalau tidak digunakan. Sementara kalau beli, jumlah credit sudah ditentuin kelipatannya. Jadi biasanya susah belanja ngepas.

Saya rasa ini taktik agar orang sayang akan uang yang tersisa dan belanja lagi :)

Tips berbelanja

Layanan pelanggan

Kalau saya sih lebih senang beli theme yang developernya menampilkan foto wajahnya. Menurut saya itu membuat orang lebih bertanggungjawab saat melayani. Kalau tidak pakai foto dan anonymous cenderung orang dapat berbuat semaunya.

Saya juga lebih senang developer yang bertim. Supaya kalau ada masalah lebih cepat urusannya. Kalau seorang diri, kan pengembangnya juga kadang punya urusan, kadang sakit, dan sebagainya.

Saya suka mengecek layanan support melalui forum si pengembang. Oleh karena itu saya lebih sreg dengan forum yang terbuka, Anda bisa lihat cara mereka menanggapi pelanggan.  Bukan berarti forum tertutup selalu ada sesuatu yang jelek yang disembunyikan, hanya saja sebagai pembeli jadi lebih mudah menilai.

Ingat Anda membeli theme bukan hanya produknya, melainkan juga layanan pelanggannya. Di ThemeForest Anda berhak mendapat support selama 6 bulan. Bisa diperpanjang dengan ekstra beberapa $.

Sebaiknya beli theme yang bisa segalanya atau yang sederhana?

Ada theme yang didesain untuk multipurpose dan Anda bisa mengaturnya sesuka hati. Namun perlu Anda ketahu, semakin Anda bisa mengontrol segalanya, maka akan makin kompleks antar mukanya. Gambar di bawah ini adalah contoh dari theme option tema Avada.

Avada theme options cockpitKemudian hati-hati juga, sebab ada theme yang memakan resource hosting Anda. Sehingga tidak cocok jika digunakan di shared hosting.

Okay, semoga artikel ini cukup menjelaskan serba-serbi berbelanja di ThemeForest.

Baca juga:

  1. Cara Membuat Toko Online WordPress dalam 1 Hari
  2. Mau Jadi Reseller Baju Anak? 4 Cara Untuk Mendapatkan Pelanggan Pertama Anda

 

4 Responses

  1. Jon Ahmad

    Kalau dalam deskripsi pembelian tema premium disebutkan untuk 5 lisensi domain artinya bisa untuk 5 blog, gt ya gan?

    Makasi jawabannya..

Leave a Reply