Tidak Setuju Kantong Plastik Belanja Harus Bayar Rp. 200!

posted in: Lain-lain | 2

Pemerintah secara resmi telah menjalankan kebijakan diet kantong plastik.  Jadi kalau Anda mau pakai kantong kresek di pusat-pusat perbelanjaan, Anda harus bayar Rp. 200.

Saya tidak setuju dengan kebijakan ini!

Alasannya ini Indonesia, bukan Eropa. Beda budayanya. Masyarakatnya sudah terbiasa dimanjakan dengan kantong plastik. Jadi Rp. 200 itu kemurahan. Tidak akan bisa menekan obesitas penggunaan kantong plastik. Harusnya lebih mahal, baru efektif.

Yang setuju… Anda sungguh cerdas. Yang tidak setuju… pasang iklan di dapur Uang yah.

kantong plastikKetika saya di Jerman orang-orang di sana sudah sadar akan masalah dan dampak kantong plastik terhadap lingkungan. Setiap kali mau belanja, mereka pasti selalu membawa kantong kain dari rumah. Padahal kantong plastik di sana gratis.

Konsep membawa kantong belanja sendiri di Indonesia belum tren. Bahkan terlihat aneh. Ini bisa terlihat ketika saya mengantarkan ibu belanja di pasar. Pada saat kami membeli sesuatu, dengan cekatan tangan-tangan pedagang langsung membungkuskan barangnya. Ketika saya bilang tidak usah pakai plastik, respon mereka pada umumnya:

  1. Melihat saya dengan pandangan aneh.
  2. Memaksa agar tetap saya pakai plastik.

Dulu ketika saya masih kerja di kantor dan membeli makanan di warteg, saya suka minta dibungkus. Akan tetapi saya selalu bawa kantong plastik sendiri. Prilaku saya ini, kalau tidak mengudang senyum, pasti mengundang tawa. Itu membuktikan, bahwa…  saya bakat jadi komedian.

Saya pun menganjurkan kepada ibu saya untuk bawa saja kantong plastik dari rumah, wong itu plastik di rumah sudah menggunung, sampai luber ke sana kemari.

Coba Anda bayangkan sekali pulang dari pasar, ibu bisa membawa lebih dari 10 kantong di dalam keranjang belanjaannya. Lalu plastik-plastik mau diapakan? Paling hanya jadi penadah keranjang sampah, sehari hanya terpakai satu. Ibu ke pasar setiap 2-3 hari sekali. Bisa dibayangkan 10 tahun lagi saya bisa jadi juragan kantong plastik.

Apakah anjuran saya disambut dengan baik? Oh tentu…. tidak. Sebab masih terlihat aneh.

Jadi dengan cara berpikir masyarakat Indonesia pada umumnya, maka harga kantong plastik harus dinaikkan.

Yang setuju… Anda cerdas, yang tidak setuju…

2 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.