Lain-lain

Bahaya Menggunakan Username, Email dan Password yang Sama untuk Semua Akun Anda

Mengingat username dan password memang benar-benar merepotkan. Hampir di setiap layanan mengharuskan kita membuat akun. Bahkan teman saya sampai sering lupa sendiri username dan passwordnya.  Sehingga cara yang paling sederhana adalah menyamakan semua email, username dan password.

Jika Anda ingin menggunakan cara ini, disarankan Anda memisahkan antara informasi akun untuk hal-hal yang biasa dengan hal-hal yang berkaitan dengan finansial, seperti akun Paypal Anda.

bahayaSebagai contoh Anda menggunakan jasa hosting.  Sebenarnya sangat mudah bagi pengelola hosting untuk menampilkan username, email dan password Anda. Dalam beberapa situasi tertentu, ketika Anda sedang ada masalah, mereka mungkin melakukan itu sebagai langkah solusi.

Namun demikian di sinilah letak masalahnya. Dengan kemampuan seperti itu dan jika Anda menggunakan “satu kunci” untuk “semua pintu,” maka akan ada potensi bahaya yang mengintai.

Sebagai contoh Paypal adalah salah satu layanan yang paling banyak digunakan di dunia. Jika di antara karyawan hosting ada yang tidak benar, bisa saja orang itu coba-coba untuk mengakses.

Melihat potensi bahaya ini, maka ada baiknya Anda memisahkan username/email dan password yang Anda gunakan untuk hal-hal biasa dengan hal-hal yang berhubungan dengan finansial.

Memang agak merepotkan, tetapi keamanan dan kenyamanan selalu berbanding terbalik.

1 April, 2016 / by / in
Ini Alasan Iklan Anda Termasuk ke Dalam Kategori SPAM di dapur Uang

Untuk menjaga kenyamanan pengguna yang mencari barang di dapur Uang, maka kualitas iklan harus dijaga. Untuk itu dapur Uang telah menetapkan beberapa Aturan Pasang Iklan yang harus diikuti oleh semua pemasang iklan.

Ketika iklan Anda sudah mendapatkan status ‘Perlu Perbaikan’, maka sebuah email akan terikirim ke alamat email yang Anda berikan saat registrasi. Di dalamnya berisi mengenai hal tersebut dan tercantum tautan ke laman Aturan Pasang Iklan.

Diharapkan Anda membaca aturan tersebut, memperbaiki iklan yang bermasalah dan mengirimkannya kembali untuk dimoderasi. Ada kalanya pada email tersebut juga tercantum secara spesifik, perbaikan yang perlu dilakukan.

Apabila pemasang iklan, kembali memasukkan iklan untuk dimoderasi, tanpa perbaikan, berulang kali. Bahkan terus-menerus memasang iklan lainnya yang tetap tidak sesuai ketentuan, maka iklan-iklan tersebut akan digolongkan ke dalam kategori SPAM dan akan dihapus.

Apabila pelanggaran masih tetap dilakukan, maka tindakan lebih jauh akan diambil, berupa pemblokiran akun.

Jadi harap dimaklumkan dapur Uang tidak dapat menerima semua iklan begitu saja. Demi kenyamanan pengguna dan pengunjung dapur Uang.

30 Maret, 2016 / 1 Comment / by / in
Tidak Setuju Kantong Plastik Belanja Harus Bayar Rp. 200!

Pemerintah secara resmi telah menjalankan kebijakan diet kantong plastik.  Jadi kalau Anda mau pakai kantong kresek di pusat-pusat perbelanjaan, Anda harus bayar Rp. 200.

Saya tidak setuju dengan kebijakan ini!

Alasannya ini Indonesia, bukan Eropa. Beda budayanya. Masyarakatnya sudah terbiasa dimanjakan dengan kantong plastik. Jadi Rp. 200 itu kemurahan. Tidak akan bisa menekan obesitas penggunaan kantong plastik. Harusnya lebih mahal, baru efektif.

Yang setuju… Anda sungguh cerdas. Yang tidak setuju… pasang iklan di dapur Uang yah.

kantong plastikKetika saya di Jerman orang-orang di sana sudah sadar akan masalah dan dampak kantong plastik terhadap lingkungan. Setiap kali mau belanja, mereka pasti selalu membawa kantong kain dari rumah. Padahal kantong plastik di sana gratis.

Konsep membawa kantong belanja sendiri di Indonesia belum tren. Bahkan terlihat aneh. Ini bisa terlihat ketika saya mengantarkan ibu belanja di pasar. Pada saat kami membeli sesuatu, dengan cekatan tangan-tangan pedagang langsung membungkuskan barangnya. Ketika saya bilang tidak usah pakai plastik, respon mereka pada umumnya:

  1. Melihat saya dengan pandangan aneh.
  2. Memaksa agar tetap saya pakai plastik.

Dulu ketika saya masih kerja di kantor dan membeli makanan di warteg, saya suka minta dibungkus. Akan tetapi saya selalu bawa kantong plastik sendiri. Prilaku saya ini, kalau tidak mengudang senyum, pasti mengundang tawa. Itu membuktikan, bahwa…  saya bakat jadi komedian.

Saya pun menganjurkan kepada ibu saya untuk bawa saja kantong plastik dari rumah, wong itu plastik di rumah sudah menggunung, sampai luber ke sana kemari.

Coba Anda bayangkan sekali pulang dari pasar, ibu bisa membawa lebih dari 10 kantong di dalam keranjang belanjaannya. Lalu plastik-plastik mau diapakan? Paling hanya jadi penadah keranjang sampah, sehari hanya terpakai satu. Ibu ke pasar setiap 2-3 hari sekali. Bisa dibayangkan 10 tahun lagi saya bisa jadi juragan kantong plastik.

Apakah anjuran saya disambut dengan baik? Oh tentu…. tidak. Sebab masih terlihat aneh.

Jadi dengan cara berpikir masyarakat Indonesia pada umumnya, maka harga kantong plastik harus dinaikkan.

Yang setuju… Anda cerdas, yang tidak setuju…

23 Februari, 2016 / 2 Comments / by / in
3 Pelajaran Penting dari Penjualan Buku Yang Melempem

Halo dUSer semuanya, kali ini saya ingin berbagi sebuah cerita tentang kabar penjualan buku Toko Online WordPress dalam 1 Hari.

Bagi yang belum tahu, saya pernah menerbitkan sebuah buku komputer lewat Elex Media dan ini adalah buku pertama saya.

Dari pengalaman yang hendak saya bagikan, semoga bila kelak Anda menerbitkan sebuah buku, hasil panennya bisa lebih memuaskan.

26 September, 2015 / 5 Comments / by / in
Set a Goal with the Time Limit even with a Hazy Estimation

When we try to do something new, we might have no idea on how long or how hard it is to do it. Thus, to set a reasonable goal with a time limit seems impossible.

For example: If you’ve never made money online, then it is hard to create an estimation on how long it takes to reach a certain amount of income.

19 Agustus, 2015 / by / in
Financial Statements: How to Read It?

In 2013 I went into a business of selling clothing and I went bankrupt. All my hard earning money I’ve gathered was gone and I was buried in debt. It was a painful experience.

When I was in the business, there were tremendous pressures upon me. I was in a race between making money and paying the bills. In that kind of situation it was very easy to lose track of my current money situation. I didn’t know how much money I had burned, how much was the worth of my inventory, how much I had loss, and my personal and business cash get mixed. It was a financial disaster.

15 Juli, 2015 / 6 Comments / by / in
Penghasilan Dolar Malah Bertambah Dengan Hosting Berbayar

Kebanyakan orang yang mencari hosting pasti mereka mencari harga murah kalau bisa gratis. Itu bisa dipahami. Harga memang perlu jadi bahan pertimbangan, tetapi seharusnya bukan menjadi satu-satunya penentu. Sebab Anda bisa terjebak.

Apakah blog Anda suka menjadi pelan atau tiba-tiba tidak bisa diakses, atau lebih parah lagi akun disuspen tanpa pemberitahuan? Akibatnya trafik pun drop karena visitor Anda tidak sabar dengan blog Anda yang lelet dan tidak dapat diandalkan itu?

4 Juli, 2015 / 14 Comments / by / in , ,
7 Reasons Why You Don’t Want to Work Alone

As a human, we are limited. What we can achieve alone is relatively tiny.

Do you know how it feels to work literally 365 days from the time you wake up until the time you go to sleep? I know. I’ve done it. Hours after hours I spent to build something, but I can only achieve so much. Working alone is really a bad idea.

23 April, 2015 / by / in