Adsense di laman artikel 2

Teknik Lengkap Memasang Iklan Adsense di Blog WordPressmu di Posisi Terbaik

posted in: Blog | 39

Tutorial ini akan membocorkan “rahasia” posisi terbaik untuk memasang Adsense di blog WorpdPressmu berdasarkan panduan Google dan cara menampilkannya secara lengkap dan komprehensif.

Saya asumsikan sebelumnya kamu sudah memiliki akun Adsense yang telah disetujui oleh pihak Google. Selain itu saya juga menganggap kamu sudah tahu cara membuat unit-unit iklan untuk mendapatkan kode iklan yang dibutuhkan. Jadi saya tidak akan mambahas itu semua.

Pada dasarnya untuk menampilkan iklan Adsense di blog, yang perlu kamu lakukan adalah cukup mengopas kode  iklan yang bersangkutan ke blog kamu. Akan tetapi untuk memasangnya di lokasi yang kita inginkan diperlukan beberapa tekhnik, mulai dari menggunakan widget hingga melakukan perubahan koding pada beberapa file tema.

Peringatan
Sebelumnya perlu saya beritahukan, bahwa memasang iklan Adsense di WordPress gratisan itu tidak bisa. Dokumentasi lengkap mengenai hal itu dapat kamu baca disini. Kutipannya adalah sebagai berikut:

While most affiliate links are allowed on WordPress.com, we do not allow banner image ads or third-party advertising networks like Google AdSense, OpenX, Lijit, BuySellAds, and Vibrant Media.

Meskipun sebagian besar tautan afiliat diizinkan di WordPress.com, namun kami tidak mengizinkan iklan banner bergambar atau jaringan iklan pihak ketiga seperti Google Adsense, OpenX, Lijit, BuySellAds, dan Vibrant Media.

Oleh karena itu blog WordPressmu harus memiliki hosting dan domain sendiri. Jika kamu lebih percaya keandalan hosting luar negri dibandingkan lokal ada dua hosting yang bisa saya sarankan, yaitu: Bluehost dan Hostgator. Apabila hendak menggunakan hosting lokal kamu bisa mencoba rumahweb.com, saya memiliki pengalaman hosting yang baik disana.

Kemudian agar kamu bisa mengikuti tutorial ini dengan baik kamu harus sudah :

  1. Mengenal Adsense dan mengerti cara menghasilkan kode iklan yang hendak ditampilkan.
  2. Mengenal Menu dan antar muka WordPress dan Cpanel.
  3. Mengenal PHP dan HTML dasar.

Lokasi iklan Adsense terbaik

Tidak dapat dipungkiri bahwa penempatan iklan Adsense yang baik adalah salah satu faktor untuk meningkatkan CTR (Click Through Rate) atau terjemahan Indonya RKT (Rasio Klik Tayang). RKT adalah persentase klik dari total iklan yang ditayangkan.

Menemukan posisi yang terbaik akan memerlukan banyak eksperimen dan waktu. Bila kamu masih baru, panduan praktik terbaik dari Google dapat membantumu untuk start lebih cepat. Panduan tersebut memberikan saran lokasi dan jenis iklan untuk setiap jenis situs yang berbeda. Secara detil dapat kamu lihat disini: situs berita, situs iklan, situs game, forum, blog, situs olahraga, situs wisata.

Kebetulan saat ini kita sedang membahas blog WordPress, maka saya akan menggunakan panduan Google untuk blog. Ada dua laman yang akan kita bahas disini, yaitu:

  1. Laman beranda
    Laman tempat kita melihat daftar artikel secara ringkas
  2. Laman artikel
    Laman tempat kita membaca sebuah artikel secara keseluruhan

1. Laman Beranda

Kamu dapat melihat pada gambar di bawah ada dua macam tata letak blog secara garis besar. Pembedaan hanya terletak pada posisi sidebar di sebelah kanan atau kiri. Dalam konteks penempatan iklan kita menyoroti dua seksi yaitu, seksi daftar artikel dan seksi sidebar.

Penempatan adsense terbaik
Laman beranda1
Penempatan Adsense terbaik
Laman beranda 2

Saya membagi laman beranda menjadi 4 jenis, yaitu:

  1. Laman depan
    Laman depan dari situs kita atau laman pada saat kita klik home/beranda.
  2. Laman kategori
    Laman saat kita mengklik navigasi berdasarkan kategori blog.
  3. Laman archive
    Laman saat kita mengklik kumpulan artikel berdasarkan bulan.
  4. Laman hasil pencarian
    Laman berisi hasil pencarian.

Ada 4 file yang mengatur masing-masing laman, yaitu:

  1. index.php (laman depan)
  2. category.php (laman kategori)
  3. archive.php (laman archive)
  4. search.php (laman hasil pencarian)

Keempatnya dapat kamu temukan di folder tema WordPress kamu, yaitu: wp-content/themes/nama-tema/

1.1. Penempatan iklan di seksi daftar artikel

Untuk menampilkan Adsense pada keempat laman yang disebutkan di atas tersebut kamu perlu mengedit kode dari keempat filenya. Saya sarankan agar kamu menggunakan tema anak agar file asli tetap aman dan pada saat pembaruan tema perubahan kamu tidak hilang.

Untuk mengakses file bersangkutan, kamu nanti bisa masuk melalui Cpanel – File Manager; atau bisa kamu edit melalui laman admin WP – Appearance > Editor.

Apabila kamu enggan berurusan dengan kode, mungkin kamu bisa mencoba plugin:

Google Publisher Plugin (beta)

Plugin ini masih dalam tahap beta dan sayangnya tidak semua tema WordPress dapat bekerja dengan baik bersama plugin ini.

Pada dasarnya cara kerjanya adalah plugin ini akan memindai tema kamu dan secara otomatis menawarkan tempat-tempat yang bisa dipasangkan iklan Adsense, kemudian kamu tinggal memilih lokasi yang disediakan saja.

Ok, kita lanjut. Bila kita lihat pada panduan yang diberikan Google di bawah ini, iklan Adsense di seksi daftar artikel ada yang diletakkan di atas artikel pertama dan ada yang di atas artikel pertama dan ketiga. Masing-masing memerlukan cara yang agak sedikit berbeda dan saya akan membahasnya.

1 iklan Adsense di daftar artikel
Adsense di atas artikel pertama
2 iklan Adsense di daftar artikel
Adsense di atas artikel pertama dan ketiga

 1.1.1. Iklan Adsense di atas artikel pertama

Ingat untuk melakukan ini keempat file: index.php, category.php, archive.php dan search.php harus diedit kodenya. Cara pengeditan setiap file sama saja. Jadi saya akan beri satu contoh, dan kamu bisa mengedit file lainnya.

Tahap 1. Cari tulisan seperti ini:

<?php
    if ( have_posts() )

Tahap 2. Kopaslah kode Adsense di atasnya

Masukkan kode iklan Adsense disini
<?php
    if ( have_posts() )

Tahap 3. Selesai. Mudah bukan?

1.1.2. Iklan Adsense di atas artikel kedua

Untuk meletakkan iklan di atas artikel pertama dan ketiga, ini memerlukan sedikit pemograman PHP sederhana.

Tahap 1. Cari:

<?php
    if ( have_posts() ) :
       while ( have_posts() ) :
          the_post();
          get_template_part( 'post-templates/content' );
       endwhile;
    else :
       get_template_part( 'post-templates/content', 'no-articles' );
    endif;
?>

Tahap 2. Kopas dan masukkan kode yang ditebalkan di bawah ini dan perhatikan tempat untuk memasukkan kode Adsensenya :

<?php
    if ( have_posts() ) :
       while ( have_posts() ) :
              $a=$a+1;
              if ($a==1):
?>
                  Masukkan kode iklan Adsense pertama disini
<?php
              elseif ($a==3):
?>
                  Masukkan kode iklan Adsense kedua disini
<?php
               endif;

          the_post();
              get_template_part( 'post-templates/content' );
          endwhile;
          else :
              get_template_part( 'post-templates/content', 'no-articles' );
          endif;
?>

Tahap 3. Selesai.

1.2. Penempatan iklan di seksi sidebar

Menempatkan iklan di sidebar dari laman beranda sangatlah mudah. Yang diperlukan hanyalah menggunakan widget text, dan mengopas kode iklan Adsense-nya.

Pasang adsense di sidebar2. Laman artikel

Ini adalah laman tempat kita membaca sebuah artikel secara lengkatp. Dari gambar di bawah bisa kita lihat tata letak laman artikel tidak berbeda jauh dari laman beranda ada seksi artikel dan ada seksi sidebar di kanan atau di kiri.

Adsense di laman artikel1
Laman artikel 1
Adsense di laman artikel 2
Laman artikel 2

 2.1. Penempatan iklan di seksi artikel

Selanjutnya adalah bagaimana menayangkan iklan Adsense di dalam artikel. Untuk melakukan hal ini saya menggunakan plugin Ad Injection. Meskipun plugin ini sudah lama tidak diperbarui lagi oleh pengembangnya, tetapi sampai dengan WordPress versi 3.9.2 plugin ini masih bisa bekerja dengan baik di blog dapur-uang.com.

Plugin Ad Injection sebenarnya sangat powerful, oleh karena besarnya kemampuan mengatur penempatan penayangan iklan di artikel. Kekurangannya adalah antar mukanya agak rumit, jadi kamu akan perlu waktu untuk memahaminya.

Akan tetapi jangan khawatir saya akan tunjukkan pengaturannya langkah demi langkah agar iklan dapat tayang sesuai panduan Google.

Sekarang saya asumsikan kamu sudah menginstal dan mengatifkan plugin Ad Injection. Untuk tutorial ini saya akan memberi contoh untuk menayangkan iklan Adsense di paragraf pertama dan di akhir artikel.

Tahap 1. Masuk ke halaman pengaturan Ad Injection, klik menu samping: Settings > Ad Injection

Tahap 2. Cari: seksi Adverts. Masukkan kode Adsense ke kotak yang bertuliskan Top Ad. Bagian ini diperuntukkan untuk pengaturan iklan di bagian atas artikel. Untuk menayangkan iklan rata kiri pilihlah Alignment: float left; jika rata kanan pilihlah float right.

Ad injection top adTahap 3. Turun ke bawah, masukkan kode Adsense ke kotak yang bertuliskan Bottom ad. bagian ini diperuntukkan untuk pengaturan iklan di bawah artikel. Pilihlah Alignment: center untuk memposisikannya di tengah-tengah artikel.

Ad injection bottom adTahap 4. Naik ke atas dan carilah seksi Ad placement settings lihat di Top ad. Pastikan angka yang dikotaki merah adalah 0.Ad placement settings top ad

Tahap 5. Turun ke bawah sedikit dan carilah Bottom ad. Pastikan angka yang dikotaki merah adalah 0.

Ad placement settings bottom ad

Tahap 6. Naik ke posisi paling atas, seksi Global settings. Bagian ini digunakan untuk mengatur kemunculan iklan di laman-laman terntentu. Silahkan ikuti pengaturan sebagai berikut. Ad injection global settingsMari saya jelaskan sedikit agar kamu memahami tabel ini. Kolom paling kiri adalah nama-nama jenis iklan yang tersedia, misalnya saja tadi kita menggunakan Top dan Bottom ad untuk menaruh kode Adsense kita. Pada baris paling atas adalah jenis-jenis laman di WP, misalnya bila kita ingin iklan top tidak mau muncul di laman Home/ Beranda, centanglah kotaknya. Kalau tidak dicentang tergantung dari pemograman temanya, iklan bisa muncul di ringkasan artikel.

2.2. Penempatan iklan di seksi sidebar

Pemasangan adsense di sidebar caranya sama seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya saja ada sesuatu yang ingin saya tambahkan.

Kadang kala ada widget iklan yang harus tidak muncul pada laman tertentu agar jumlah iklan tidak menyalahi aturan yang berlaku. Kita ambil contoh bila kamu menggunakan penempatan iklan laman beranda 1 dan laman artikel 1. Di sidebar pada laman artikel, widgetnya harus hilang 1. Kalau kamu hanya menggunakan widget text biasa, hal ini tidak bisa di atur.

Apabila kamu menggunakan plugin Ad Injection seperti yang saya sarankan di atas, plugin ini juga menyertakan sebuah widget. Di dalam widget itu terdapat pengaturan untuk tidak menampilkan widget di suatu jenis halaman tertentu, misalnya di laman artikel.

Caranya hampir sama seperti kamu mengopas ke widget text, tapi kali ini ada pengaturan tambahannya, yaitu setelah kamu mengopas kode Adsense dan menyimpannya, nanti di bagian bawahnya akan muncul beberapa parameter. Silahkan klik tanda tambah dari Exclude this from page types, dan centang jenis halaman single.

Dengan demikian widget ini tidak akan tampil kalau di laman artikel atau di WP dikenal dengan istilah single post atau single.

Ad injection widget
Widget ad injection

3. Penutup

Sedikit lagi sebelum saya tutup artikel ini. Apabila kamu tidak menggunakan plugin Ad Injection, tapi kamu memerlukan suatu mekanisme untuk menampilkan/menyembunyikan suatu widget iklan tertentu di suatu halaman tertentu kamu dapat menggunakan plugin Jetplack dan mengaktifkan modul widget visibility-nya. Aktifkan widget visibility jetpack

Nanti di setiap widget yang kamu gunakan akan ada tombol tambahan seperti gambar di bawah ini:

Jetpack visibility

Bila tombol visibilty di klik, maka akan muncul pilihan seperti di bawah ini:Jetpack visibility

Kemungkinan lain untuk melakukan pengaturan penayangan widget iklan adalah bila desain tema kamu memiliki dua sidebar yang terpisah untuk beranda dan artikel, seperti gambar di bawah ini, terdapat Main Sidebar dan Posts Sidebar. Kamu dapat tetap menggunakan widget text dan memasang jumlah iklan yang ingin ditampilkan di masing-masing sidebar.

main sidebar posts sidebarTutorial ini telah selesai sampai disini, semoga dapat berguna dan bermanfaat.

39 Responses

  1. himma

    kak, saya punya website wordpress berbayar, ketika saya tempelkan Script Adsence yang tampil cuma judul Slide saya. gimana ni kak?

    • Juan

      Berarti iklannya belum muncul. Bisa kaerna dari Google belum kasih restu, atau kopas kodenya mungkin ada salah?

  2. Irfan

    om, pertanyaan awam nih mengenai wordpress gratis.
    yg dimksud disini apakah sama sperti “namadomain.wordpress.com”.
    sya beli paket domain + hosting apa wordpressnya termasuk gratisan ? :D

    Saya sudah coba pasang script iklannya menggunakan plugin, edit html, dan widget text iklan tetap tidak muncul.
    atau memang tema wordpress yg saya gunakan berpengaruh ?
    mohon kritik dan sarannya untuk web saya. (gelaskosong.com)

    • Juan

      “namadomain.wordpress.com” > iya ini yang dimaksud wordpress graisan.

      Kalau gak muncul adsensenya ada banyak kemungkinan. Tapi gak ngaruh dengan tema yang dipakai.

  3. Kuis Berhadiah

    Mkasih bimbingannya om. jadi paham cara pake pluggin ini. ane baru maen WP neh. masih banyak bingungnya :)
    uda di bookmark postingannya. suatu saat kl mo edit lagi posisi iklan jadi gampang nyari tutorialnya

  4. Judith

    Halo… saya pengguna baru blog, Kalau wordpress tidak berbayar apa bisa pasang iklan?

  5. nyoto

    Sore Pak Juan, website saya baru di approve GA, setelah saya pasang di header.php muncul iklannya, kira2 3-4 jam kemudian hilang ? kenapa ya ? apakah benar ada second review dari GA ?
    Mohon informasi dan bantuannya ya Pak Juan. Terima kasih.

    • Juan Feju

      Betul. Ada review kedua. Ini yang biasanya orang di PHP in. Ditolak tidak, diterima tidak. Waktunya tak jelas.
      Kecuali kalau di blogspot biasanya lebih direspon.

  6. wahyu hidayat

    Om maaf mau nanya mengenai cara supaya permohonan adsense saya di setujui?
    Sudah beberapa kali pengajuan di tolak terus, lalu saya membuat akun adsense baru sekitar seminggu yang lalu, dan saya mengajukan permohonan lagi dengan akun baru tersebut, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan apa-apa.
    Harus usia berapa bulan sebuah website bisa di pasang google adsense?
    Tolong bantuannya om.
    Terima Kasih

    • Juan feju

      Caranya ikuti semua aturan main mereka. Baca mereka maunya apa.

      Mengenai usia, saya juga tidak tahu. Tidak ada info yang spesifik.

      Mengenai tanggapan di Indo memang lebih lama, kadang tak ada tanggapan. Kalau seperti di US, 2 hari juga ada kabar.

  7. Nurdila

    Mas Juan, saya ingin menanyakan tentang adsense yang tidak muncul pada postingan tertentu. Ada kemungkinan memang karena salah satu konten saya agak sensitif mengandung unsur dewasa. Dan pada posting lainnya adsense tampil normal aja.

    Terus langkah antisipasi saya adalah melakukan setting agar adsense memang sengaja tidak saya tampilkan pada posting tertentu dengan sebuah plugin.

    Apakah akun adsense ato blog saya akan lebih aman dari melanggar kebijakan jika saya melakukan setting tersebut? Terimakasih.

    • Juan feju

      Masalah iklan tidak muncul di sebagian post, penyebabnya agak sulit untuk diketahui penyebabnya. Kadang karena kesalahan kita, kadang AdSense sendiri yang melakukan kesalahan.

      Kalau memang ada artikel yang berpotensi melanggar kebijakan, cabutlah. Itu tidak worth it untuk dipertahankan. Karena akan bisa membahayakan akun adsense tersebut. Sebab kalau Google memutuskan untuk membanned akun mbak Nurdila, apa yang bisa diperbuat? Paling menanti “belas kasihan” Google dengan mengajukan banding. Apakah hanya karena 1 artikel mbak Nurdila mau ambil risiko kehilangan akun Adsensenya?

  8. Reky Bongso

    Oh iya Pak sebelumnya, perkenalkan saya Reky.
    Mau nanya nih Pak, untuk plugin, menurut Bapak lebih baik Ad Injection atau Plugin bawaan dari Google?
    Soalnya beberapa waktu yang lalu, saya menggunakan plugin bawaan Google untuk memasang iklan malah error mulu. Dan sekarang saya mau coba paka Ad Injection seperti yang Bapak sarankan.

    Oh iya, Terima kasih banyak sebelumnya Pak.

    • Juan feju

      Halo Reky, terima kasih sudah berkomentar. Saat ini saya menggunakan Ad Inserter. Karena waktu itu ada kebutuhan lain yang tidak bisa dilakukan oleh ad injection. Tapi Ad Injection juga bagus kok. Meskipun saya tidak mengalami error dengan plugin bawaan Google, akan tetapi, kalau memilih saya lebih pilih ad injection Karena saya lebih punya kontrol dengn apa dan dimana saya tampilkan iklannya.

  9. heru kurnia

    gini gan saya mau tanya tentang code adsnya
    saya baca semua tidak ada kata pase untuk iklan yang di tempelkan apakah itu tak perlu di parse kah

  10. Anonymous

    Sementara saya bookmark dulu… kapan-kapan bakal mampir lagi…
    Artikelnya sangat menarik…

    Salam,
    Dedy Akas Website

  11. boim

    terima kasih mastha, penempatan GA saya terlalu monoton, terlalu banyak iklan, sebaiknya berapa yang harus saya tempatkan untuk iklannya?

    • Juan feju

      Ini adalah pertanyaan yang sulit dijawab. Sebab tidak ada yang nama magic formula. Semuanya harus test dan test. Apa yang berjalan baik di satu tempat, belum tentu di tempat lain.

    • Juan feju

      Oh, it’s OK. Ini alternatif tool untuk membuat webnya menghasilkan uang. Setiap orang punya tujuan yang berbeda-beda.

  12. Achmad Reyhan

    memungkinkan untuk banyak yg ngeklik iklannya ya om? baiklah akan saya coba tutornya, terimakasih tutornya :)

    Tolong kalau berkenan bisa mampir ke blog saya juga, terimakasih :)
    carpa.info

    • Juan Feju

      Hai Achmad, posisi iklan memang akan berpengaruh pada persentase CTR.
      Kemudian, maaf, saya edit linknya. Saya agak ketat dengan pencantuman link. Saya hanya mengizinkan link, bila 1) Nyambung dengan artikelnya, 2) Memberi nilai tambah bagi pembaca lain, 3) Pembaca butuh bantuan dan satu-satunya cara yang efektif adalah dengan mengunjungi situsnya.

Leave a Reply