Car breaks down

Belajar Clear Cache Yang Benar Untuk Bereskan Gangguan Blog

posted in: Blog | 0

Sesekali blog Anda pasti akan mengalami gangguan. Pada saat itu Anda mungkin butuh bantuan support hosting Anda.

Satu hal yang saya pelajari, mengetahui cara clear cache yang benar bisa membuat komunikasi dengan orang support menjadi lebih baik dan menyelesaikan masalah blog.

Baca Juga: Pentingnya Memilih Hosting dengan Server yang Bagus

Studi Kasus

Dua hari yang lalu saya mengalami gangguan pada situs saya. Tata letaknya sesekali berubah berantakan. Saya tidak mengerti kenapa.

Biasanya kalau ada masalah tinggal restore backup, masalah selesai.

Orang support saya juga menyarankan demikian. Saya setuju dan memutuskan untuk restore. Tetapi sayang tidak berhasil.

Di sinilah mulai terjadi sesuatu yang menarik. Kalau dari sisi si support, dia melihat situs saya sudah kembali normal, tetapi dari sisi saya, belum.

Mari saya berikan Anda sebuah masukan penting. Setiap kali support selesai memperbaiki, pastikan kedua belah pihak melihat, bahwa situsnya sudah benar-benar beres. Jika belum, berarti masih ada yang salah.

Perbedaan tampilan di ujung sana dan di ujung Anda, bisa saja karena cache yang belum dibersihkan.

Cache secara sederhana adalah tempat penyimpanan. Dalam konteks webpage dan browser, cache adalah tempat untuk menyimpan elemen-elemen laman web. Sehingga bila pengguna meminta laman yang sama, browser tinggal ambil dari sana. Lebih singkat prosesnya.

Masalahnya kalau orang support Anda memperbaiki blog, Anda tidak bisa melihat laman versi terbaru, sebelum cache browser kosong. Makanya sebaiknya Anda clear cache untuk setiap kali jajal.

Nah, bicara tentang clear cache ada 5 jenis cache yang sebaiknya Anda bersihkan:

  1. Browser cache.
    Berikut adalah link cara membersihkan cache dari dua browser paling populer: Firefox Browser dan Chrome.
  2. Plugin cache.
    Jika Anda menggunakan WordPress caching plugin, seperti: W3TC atau SuperCache, deactivate-kan lah.
  3. Server cache.
    Untuk yang satu ini Anda perlu meminta orang support Anda untuk melakukannya. Walaupun biasanya mereka sudah melakukannya.
  4. Matikan Content Delivery Network (CDN) Anda
    Dengan demikian laman yang Anda lihat bukan disajikan dari cache server CDN, melainkan langsung dari server Anda.
  5. Google Page Speed Module Cache
    Jika server hosting Anda menggunakan Google Page Speed Module dan Anda telah menyalakannya, sekarang matikan (dari .htaccess Anda).

Dalam kasus saya nomor 5 adalah alasan mengapa saya dan orang support hosting melihat hasil yang berbeda. Dia mendapatkan hasil tampilan dari Google Page Speed Module cache, sementara saya sepertinya kadang dapat, kadang juga tidak. Itulah mengapa saya melihat gangguan sesekali.

Setelah saya mematikan Google Page Speed Module, barulah kami berdua hanya melihat sebuah situs yang berantakan. Dan barulah orang support ngeh ada sesuatu yang salah. Situs saya seharusnya tetap OK, dengan atau tanpa Google Page Speed Module.

Dari titik itu, dia dan tim menyelidiki lebih lanjut masalah itu dan memperbaikinya. Mereka membangun kembali NginX vhost untuk domain saya (saya sih tidak paham maksudnya), dan membersihkan semua cache di server untuk domain tersebut.

Yang saya tahu situs saya beres. Horee!

Penutup

Kasus di atas sebenarnya melibatkan 4 orang support yang berbeda dan berlangsung selama dua hari dengan komunikasi terus-menerus. Saya sengaja memperpendek ceritanya dan hanya mengangkat poin-poin penting saja.

Di tahap seperti ini, kalau di beberapa hosting lain, supportnya mungkin sudah berharap Anda hilang dan jangan bikin pusing mereka. Tetapi orang support di hosting saya tetap bersama saya hingga selesai urusannya.

Walaupun sumber masalah berasal dari pihak hosting sendiri, tak apalah, tidak ada perusahaan hosting yang sempurna. Pasti akan muncul masalah sesekali waktu. Asal jangan sering-sering. Selanjutnya yang penting adalah bagaimana mereka menanganinya.

Untuk membantu orang support hosting Anda, membantu Anda, berikanlah informasi sedetil mungkin, seperti:

  1. Jika Anda memiliki domain lebih dari satu, yang mana yang bermasalah. Jangan tertukar nanti bisa miskomunikasi. Ingat mereka tidak bisa membaca pikiran Anda.
  2. Ceritakan apa yang telah Anda lakukan sebelumnya (Jika memang Anda melakukan sesuatu sebelum kejadian).  Orang yang ditunjuk untuk membantu Anda akan bisa menunjuk masalah dan memberikan solusi dengan lebih cepat.
  3. Ceritakan simptom yang Anda lilhat. Berikan gambar jika memungkinkan. Anda bisa gunakan screen captor untuk menagkap gambar di layar.
  4. Anda juga bisa memberikan dugaan Anda. Terkadang hal itu bisa memberikan petunjuk.

Apakah Anda memiliki pengalaman yang menarik dengan hosting support Anda, silakan bagikan pada komentar di bawah, saya ingin mendengarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.