Begini Rasa Ganti Gear Belakang New Jupiter MX jadi 39T atau 40T

Untuk meningkatkan akselerasi atau mendapatkan kekuatan tarik saat membawa beban berat atau tanjakan, cara termudah dan termurah adalah ganti gear depan atau belakang.

Bagaimana rasanya kalau gear belakang NJMX diubah menjadi 39T dan 40T?

Penjelasan

Gear memiliki gigi. Speknya menggunakan kode T (Teeth), misal 38T artinya jumlah giginya ada 38. Untuk gear belakang, semakin banyak giginya, semakin meningkat akselerasinya, tetapi top speed menurun dan nafas semakin pendek, sehingga Anda harus lebih sering ganti gigi. Kalau gear depan berlaku sebaliknya.

Nafas pendek artinya, baru dikasih gas sebentar, mesin sudah mengerang dan minta oper gigi.

Kemudian saat memilih gear perhatikan juga ketebalan gear. Untuk NJMX standarnya adalah 428.

Selanjutnya perbandingan jumlah gigi gear belakang dan depan, digunakan sebagai rasio. Misal: gigi gear belakang 42, gigi gear depan 14, maka rasionya: 3 : 1 atau orang bilang langsung 3.

Saya berpikir, kenapa orang lebih banyak ganti gear belakang daripada gear depan. Harganya kan lebih murah. Jawabannya saya kurang tahu, tapi dugaan saya, karena untuk gear depan, tiap perbedaan 1 gigi, lompatan perubahan rasionya lebih besar, daripada gear belakang.

Lalu pertanyaannya apakah performa motor dengan rasio 39 : 13 dan 42:14 sama? Ini yang saya tidak tahu.

Pertimbangan

Pabrikan motor tentu sudah memperhitungkan penggunaan rasio gear yang paling baik untuk penggunaan di perkotaan. Baik dari CC mesin, tarikan bawah dan atas, tingkat keausan, konsumsi bensin, dan sebagainya. Kalau Anda ubah tanggung akibatnya.

Dengan menaikkan gigi gear belakang, top speed memang turun. Akan tetapi pertimbangan saya, Jakarta itu kota macet, mentok-mentok paling cepat juga 80 km/jam. Itu pun sudah melanggar aturan lalu lintas yang hanya boleh 60 km/jam. Kalau jalanan jakarta kebanyakan trek lurus nan mulus, tentu rugi kehilangan top speed. Boros bensin. Tetapi justru lebih hemat kalau di jalanan harus banyak stop n go.

Uji coba

Untuk uji coba ini, motor yang digunakan adalah NJMX 135 CC, motor kopling dengan 5 transmisi. Gear belakang 38T, gear depan 14T. Keduanya memiliki ketebalan 428. Semua spare part lain masih standar. Berat pengemudi 90 kg-an.

Sebagai titik awal acuan perbandingan, dengan setelan saat ini biasanya kecepatan 80 km/ jam-an dicapai dengan gigi 5. Kalau di jalan protokol umumnya hanya sampai pemakaian gigi 4. Kecepatannya 60-70 km/jam-an.

Gear 39T

Untuk pengetesan, gear belakang diganti. Untuk pertama saya coba naik 1T menjadi 39T, pakai Gear Old Jupiter MX original. Hasilnya memang ada perubahan, tetapi tidak wah, mild saja. Namun demikian tarikan mulai agak terasa ketika di gigi 3 dibandingkan saat di gigi 1 dan 2. Dengan gigi 4 saya baru bisa menembus di atas 60 km / jam-an. Gigi 5, 70 km/jam-an.

Gear 40T

Percobaan berikutnya saya beli gear merek SSS 428 40T. Memang tarikannya lebih terasa dibandingkan dengan gear 39T. Tapi hal ini harus dibayar dengan nafas yang lebih pendek. Artinya belum sempat menikmati tarikan, sudah harus oper gigi. Sehingga pergantian transmisi jadi lebih sering.

Dengan motor NJMX yang diujicobakan, 39T untuk bisa mencapai kecepatan 60 Km / jam harus di gigi 4, tapi itu sudah dengan putaran mesin yang meraung. Sementara untuk bisa mencapai 70 km / jam-an itu harus sudah gigi 5 dengan mengerang.

Kesimpulan

Setelah mencoba Gear 39 T dan 40T menurut saya jika Anda banyak berpacu di jalanan protokol yang lumayan lenggangnya, sebaiknya gunakan saja 39T. Penggunaan gear 40T akan lebih optimal kalau Anda banyak berada di jalanan yang hanya bisa melaju rata-rata 40 km/jam atau kurang.

Enaknya menggunakan gear 40 T, adalah di jalanan yang rada-rada macet. Karena dapat dengan cepat menyusul kendaraan di depan.

Bagaimana dengan 41T? Ini memang belum saya coba. Dugaan saya mengatakan, kenyamanan berkendara akan sangat tidak nyaman. Akselerasi pasti akan lebih kencang lagi, tapi nafasnya akan terlalu pendek. Mungkin cocok untuk jalanan yang banyak tanjakan nan curam, Akan tetapi tidak, kalau digunakan di jalan yang lurus dan agak bebas hambatan.

Iklan Istimewa
10 Februari, 2017 / by / in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *