Apa Itu Penipuan MLM Skema Piramida dan Investasi Skema Ponzi

posted in: Ulasan Produk/Jasa | 0

Di Indonesia seringkali terjadi kasus penipuan berkedok MLM atau investasi. Mereka menjanjikan kesempatan bisnis dengan penghasilan atau pengembalian dana yang besar. Dari luar bisa terlihat legal dan berbadan hukum, namun ternyata mereka MLM yang menggunakan Skema Piramida atau investasi Skema Ponzi.

Apa itu skema piramida?

PiramidaUU no 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, bab IV, bagian kedua, pasal 7, mengatakan:

Yang dimaksud dengan “skema piramida” adalah istilah/nama kegiatan usaha yang bukan dari hasil kegiatan penjualan Barang. Kegiatan usaha itu memanfaatkan peluang keikutsertaan mitra usaha untuk memperoleh imbalan atau pendapatan terutama dari biaya partisipasi orang lain yang bergabung kemudian atau setelah bergabungnya mitra usaha tersebut.

Jadi ketika sebuah bisnis Multilvel Marketing atau Jaringan Distribusi Berjenjang hanya menekankan perektrutan anggota baru sebagai cara agar Anda bisa balik modal atau mendapatkan untung, dan bukan melewati penjualan barang, maka itu MLM piramida.

Lanjut, pada Pasal 9, dikatakan:

Pelaku Usaha Distribusi dilarang menerapkan sistem skema piramida dalam mendistribusikan Barang

Jadi MLM model piramida tidak diperbolehkan oleh Undang-Undang dan merupakan tindak pidana.  Hukumannya tercantum di Bab XVIII, Pasal 105:

Pelaku Usaha Distribusi yang menerapkan sistem skema piramida dalam mendistribusikan Barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Namun demikian distribusi menggunakan barang MLM itu sendiri sebenarnya legal, sebagaimana dikatakan pada pasal 7 no.3b:

Distribusi Barang secara langsung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan menggunakan pendistribusian khusus melalui sistem penjualan langsung secara:
a. single level; atau
b. multilevel.

Jadi tidak semua MLM adalah penipuan.

MLM Piramida sering juga dikaitkan dengan istilah Skema Ponzi atau Ponzi Scheme. Kesamaannya adalah keduanya menekankan rekrutmen.

Tetapi mereka berbeda.

Skema piramida bebentuk multi level. Uang dari anggota baru akan terus naik ke atas dan dipotong pada setiap levelnya untuk komisi.

Sedangkan pada Skema Ponzi berbentuk investasi. Investor terdahulu akan dibayar menggunakan uang dari investor terakhir.

Untuk lebih jelasnya silahkan lanjut baca.

Apa itu Skema Ponzi?

Istilah Skema Ponzi atau Ponzi Scheme berasal dari seseorang bernama Charles Ponzi di tahun 1920. Ia berasal dari keluarga bangsawan Italia, namun pada saat ia lahir, keluarganya sudah tidak memiliki harta. Ponzi dikirim ke Amerika untuk mengembalikan kejayaan keluarganya.

charles ponziBertahun-tahun ia di Amerika, tetapi ia tetap menjadi seorang imigran miskin. Hingga suatu hari ia menemukan sebuah ide bisnis. Tapi ia tidak memiliki modal. Ia mencoba untuk meminjam uang dari bank tapi gagal. Ia beralih ke masyarakat untuk mengumpulkan dana. Ia janjikan pengembalian uang mereka dengan bunga 50% dalam waktu 3 bulan. Dan dia berhasil mengumpulkan modal hingga jutaan dolar.

Namun ada satu masalah, ide bisnis yang ia pikirkan di awal tidak berjalan. Maka mulailah ia menggunakan metode membayar investor A dengan uang investor B untuk membeli waktu hingga ia bisa memikirkan ide baru untuk bisa mengembangkan uang investornya.

Sebenarnya ia bisa saja kabur, seperti yang dilakukan oleh para pelaku Skema Ponzi, tapi ia tidak lari, ia terus mencoba mencari jalan, namun sayangnya gagal.

Cara kerja Skema Ponzi

Pelaku Skema Ponzi biasanya menjanjikan pengembalian yang menggiurkan dari investasi korbannya. Padahal uang itu sebenarnya tidak diolah untuk berkembang, ia hanya terus mengumpulkan uang dari korban-korban lainnya.

Contoh:

Tahun 1:
Korban A memberikan uang Rp. 1000.000,- kepada si penipu. Dana investasi dijanjikan akan berlipat ganda pada tahun ke-2.

Tahun 2:
Si penipu memberikan laporan kepada:

  • Korban A, bahwa uangnya telah berkembang menjadi Rp.2000.000,-.

Padahal sesungguhnya uang itu didiamkan saja alias tetap Rp.1000.000

Korban A merasa senang, ia cerita kepada teman-temannya betapa hebatnya si penipu itu.

Korban B mendengar dan tertarik. Ia investasikan uangnya Rp.2000.000.

Tahun 3:
Si penipu memberikan laporan kepada:

  • Korban A uangnya telah menjadi Rp.4000.000,-
  • Korban B juga jadi Rp. 4.000.000,-

Padahal si penipu saat ini hanya pegang total Rp.3.000.000,- dari si A dan B.

Korban B bercerita lagi kepada orang-orang, masuklah korban C memberikan uang Rp. 10.000.000,-

Tahun 4:
Si penipu memberikan laporan kepada:

  • Si korban A, uangnya telah menjadi katakanlah Rp. 6.000.000, –
  • Si korban B, uangnya telah menjadi Rp. 5.000.000,-
  • Si korban C, uangnya telah menjadi Rp. 15.000.000,-

Pada saat ini si penipu hanya pegang Rp. 13.000.000,- dari si A, B dan C.
Katakanlah si korban A, mau menarik semua uangnya Rp. 6.000.000,-
Si penipu bisa bayar Rp. 6.000.000,- dan ia masih pegang sisa Rp. 7.000.000,-

Penipuan ini terus bisa terus berlangsung selama uang yang masuk lebih banyak dari uang yang keluar. Dan harus selalu ada orang baru yang masuk. Sebab jika tidak ada korban baru, maka lama-lama tidak ada uang masuk untuk membayar orang-orang yang hendak menarik uangnya.

Bila itu terjadi, biasanya pelaku melarikan diri bersama uang investornya.

Penutup

Meskipun bisnis tipu-tipu semacam ini sudah ada sejak 1 abad yang lalu, di Indonesia masih saja ada orang-orang yang terjebak.

Saya pernah membaca di Facebook Group, seseorang yang begitu bersemangat menawarkan ‘kesempatan bisnis’ semacam itu kepada anggota grup.

Saya mudah sekali mendeteksinya, ini money game, karena ia mengatakan Anda akan dapat uang dengan hanya merekrut anggota. Mudah sekali.

Meskipun ia sudah dinasihati, ia tidak mau percaya.

Kerap kali untuk membuktikan legitimasi bisnis, korban menunjukkan situs perusahaan yang bersangkutan. Lah memangnya sebuah website bisa membuktikan apa?

Semoga dengan artikel ini, Anda bisa menjadi semakin pintar dan terhindar dari tipu-tipu MLM Skema Piramida dan Ivestasi Skema Ponzi.

Leave a Reply