3 Akibat Anda Tidak Memberikan Alamat Lengkap Ketika Berbelanja Online

posted in: Lain-lain | 0

Apakah Anda suka enggan memberikan alamat lengkap saat berbelanja online, entah karena Anda tidak tahu atau agak malas mencari tahu? Artikel ini akan menunjukkan apa yang terjadi atau bisa terjadi, jika alamat Anda kurang lengkap pada saat pengiriman barang.

Sebelumnya, berikut adalah informasi yang perlu tercantum di dalam alamat yang lengkap:

  1. Alamat – Biasanya berisi keterangan Jalan, blok dan no. Bisa juga dilengkapi dengan keterangan, misalnya: Di belakang kantor Wakapolsek.
  2. RT/RW
  3. Kelurahan
  4. Kecamatan
  5. Kota/Kabupaten
  6. Provinsi
  7. Kode Pos

Selanjutnya, 3 hal  yang mungkin terjadi dengan alamat yang tidak lengkap.

1. Menyulitkan penginputan data saat di gerai ekspedisi

Di Indonesia ada banyak sekali perusahaan ekspedisi. Masing-masing memiliki sistem dengan cara hitung ongkir yang berbeda-beda.

Ada sistem yang hanya meminta kota asal dan tujuan. Akan tetapi ada juga yang menuntut info sampai ke tingkat kelurahan.

Saat paket masuk ke gerai ekspedisi, seringkali orang di gerai mengalami kesulitan. Misalnya alamat si penerima selain nama jalan, hanya tersedia nama kecamatan. Saat petugas di gerai menginput alamat tujuan, sistem masih memberikan pilihan yang banyak, sebab kecamatan A ternyata terdiri dari 10 kelurahan. Jadinya ia tidak tahu harus pilih yang mana.

Contoh lainnya adalah kalau di POS Indonesia, sistemnya mengharuskan pencantuman kode pos. Kalau tidak pembeli tidak memberikan kode posnya, ini menjadi agak sulit.

2. Perhitungan ongkir bisa salah dan waktu proses pengiriman bertambah

Karena alamat tidak lengkap, seringkali orang yang menginput data harus mengira-ngira. Biasanya dia menggunakan bantuan Google. Nah, kalau perkiraannya salah, bisa saja Anda harus membayar ongkir yang lebih mahal (atau murah) dari yang seharusnya.

Waktu kerja juga bertambah di sisi penjual, karena ia juga harus mengira-ngira alamat untuk bisa memberikan perkiraan harga ongkir.

Setelah itu kurir yang mengantar pun bisa juga harus berputar-putar mencari alamat yang kadang-kadang aneh dan tidak lengkap.

3. Barang datang terlambat

Ini adalah salah satu contoh kejadian di lapangan di salah satu perusahaan ekspedisi (tanpa menyebut nama). Apabila lokasi yang diinput di gerai salah, (akibat alamat tidak lengkap dan salah perkiraan), nantinya paket masuk ke gudang paket yang keliru di kota yang dituju. Sementara gudang tersebut tidak mengurus wilayah dari alamat tersebut. Akibatnya barang itu didiamkan saja di gudang tersebut, menunggu hingga dikomplain.

Penutup

Seringkali orang memberikan alamat ala kadarnya kepada penjual. Padahal alamat yang diberikan itu tidak hanya untuk urusan barang bisa sampai atau tidak, melainkan juga untuk mempermudah pengecekan ongkir oleh seller, penginputan data di gerai, dan pengiriman hingga sampai di tujuan. Pada akhirnya yang diuntungkan adalah pembeli itu sendiri.

Ingat untuk mencantumkan no.telp. Karena di saat kurir sudah tidak bisa menemukan alamat Anda, telpon adalah cara terakhir kurir agar bisa mengirimkan paket hingga ke tempat Anda.

Jadi kalau belanja online, berikanlah alamat yang lengkap, ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.